2 Contoh Kalimat Narasi Bahasa Indonesia Terbaru

Bahasa Indonesiaku - Contoh kalimat narasi – Narasi adalah salah satu jenis pengembangan pararaf dalam sebuah tulisan yang rangkaian peristiwa dari waktu ke waktu dijabarkan dengan urutan awal, tengah, dan akhir. Ada beberapa jenis narasi, yaitu narasi informatif, narasi ekspositorik, narasi artistik, dan narasi sugestif. Menurut Gorys Keraf (2000: 136) ada beberapa ciri-ciri yang ada dalam narasi yaitu, menonjolkan unsur pembuatan atau tindakan, dirangkai dalam urutan waktu, berusaha menjawab pertanyaan “apa yang sedang terjadi?”, dan ada konfliks.

Contoh kalimat narasi -- Pada dasarnya narasi dibangun oleh sebuah alur cerita yang jelas. Alur ini tidak akan menarik jika tidak ada konflik di dalamnya. Dalam alur ada beberpa tahapan, yaitu perkenalan tokoh, awal permasalahan, klimaks, antiklimaks, dan penyelesaian. Tujuan tulisan naratif adalah untuk memberikan informasi atau wawancara atau memperluas pengetahuan dan memberikan pengalaman estetis kepada pembaca.

Langkah-langkah dlaam menulis kalimat atau karangan narasi adalah sebagai berikut.
1. Tentukan terlebih dahulu tema dan amanat apa yang hendak di sampaikan.
2. Tetapkan sasaran pembaca/ siapa yang akan membaca tulisan tersebut.
3. Rancangan peristiwa-peristiwa utama yang akan ditampilkan dalam bentuk skema alur.
4. Bagi peristiwa utama kedalam bagian awal, perkembangan, dan bagian akhir cerita.
5. Rincian peristiwa-peristiwautama dlaam detail-detail peristiwa sebagai pendukung cerita.
6. Susun tokoh dan perwatakan, latar, dan sudut pandang.
7. Mengerti aturan tanda baca dalam kalimat tersebut.

Setelah mendapat penjelasan di atas maka perhatikanlah contoh contoh kalimat narasi berikut ini.

Contoh Kalimat Narasi Bahasa Indonesia 

Contoh Kalimat Narasi 1

Pagi yang cerah untuk semua siswa SMP Sejahtera untuk melakukan acara perkemahan di alam terbuka bersama seluruh teman dan guru. Hari ini, Jumat 12 Desember 2014 kami akan mengadakan perkemahan dalam acara kemah tahunan. Tengah perjananan kami menemukan sedikit kendala, yaitu ban kendaraan kami tiba-tiba bocor dan harus dilakukan pergantian ban. Meskipun demikian, dengan sabar kami semua menunggu hingga bis dapat kembali berjalan untuk melanjutkan perjalanan. 

Perjalanan kami tembuh kurang lebih selama 3 jam. Meskipun demikian, kami sangat menikmati perjalanan kami. Sesampainya di sana, kami sangat senang karena tempat yang kami datangi sangat indah dan bersih. Segeralah kami semua menyiapkan diri untuk membangun tenda dan melakukan aktifitas selanjutnya.

Contoh Kalimat Narasi 2

Pada suatu hari, saya melihat ada seekor lalat yang terbang di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah. Saat itu, anak pemiliki rumah keluar dan tidak menutup kembali pintu rumah. Kemudian, seekor lalat bergegas terbang dan masuk ke dalam rumah tersbeut. Si lalat yang lapar, langsung saja masuk ke dalam ruang makan dan menuju meja makan yang penuh dengan makanan lezat. 

“saya bosan dengan makanan sampah-sampah itu, ini saatnya aku menikmati makanan segar.” Begitu katanya. Si lalat makan hingga kenyang. Setelah kenyang, si lalat hendak pergi keluar dan terbang menuju pintu kaca yang tadi terbuka. Akan tetapi, pintu kaca tersebut telah tertutup rapat. Si lalat hinggap sebentar pada pintu kaca yang telah tertutup. Dia memandangi teman-temannya yang berada di luar ruangan sambil melambaikan tangan mereka. Teman-temannya seolah-olah ingin meminta agar dia bergabung kembali dengan mereka. Si lalat pun terbang ke sekitar kaca untuk menemukan celah agar dia bisa keluar, namun sia-sia. 

Hari sudah mulai petang, si lalat nampak kelaparan dan mulai kelelahan lagi. Akhirnya, pagipun tiba dan lalat yang kelelahan akhirnya tumbang dan mati. Melihat ada lalat yang mati, segerombolan semut datang untuk menjadikan bangkai lalat itu santapannya. Tetapi salah satuj dari semut itu berkata “mengapa lalat ini mati?”. “lalat ini mati karena usahanya yang terlalu keras dan tidak pantang menyerah untuk keluar dari ruangan ini.” Jawab semut lainnya. Sang semut yang masih penasaran bertanya lagi. “mengapa dia mati dan tidak berhasil keluar padahal dia telah berusaha keras dan tidak menyerah?” katanya. “itu karena dia melakukan hal yang sama berulang kali, dia bahkan tidak mencoba satupun cara yang berbeda. Jadi, jika kamu melakukan hal yang sama ketika kamu gagal dan mengharapkan hasil yang berbeda, maka kamu akan bernasib sama seperti lalat ini.” Jawabnya. 


Demikian Contoh kalimat narasi, semoga dapat membatu adik-adik yang sednag menyelesaikan tugas sekolah berkaitan dengan hal tersebut. Selain itu juga adik-adik dapat menambah pengetahuan tentang kalimat naras. Terima kasih sudah membaca semoga bermanfaat. Jangan lupa kunjungi blog kami di bahasaindonesiaku.net yaa. Ada banyak sekali artikel bermanfaat lainnya yang bisa dijadikan referensi belajar kalian. 
2 Contoh Kalimat Narasi Bahasa Indonesia Terbaru | ikhwan mukhlisi | 5