Contoh Esai Tentang Korupsi Terbaru

Bahasa Indonesiaku - Contoh esai tentang korupsi – Esai merupakan karangan yang berbentuk prosa. Selain itu, esai merupakan karangan singkat yang berisi pendapat mengenai sebuah topik. Jadi, biasanya tidak begitu panjang dan mengupas suatu topik yang terbatas lingkupnya atau karangan yang berusaha mendorong pembaca untuk menerima suatu pandangan tertentu. Pada umumnya, esai ditulis oleh pengarang yang ingin memberikan komentar atau pendapatnya terkait masalah atau fenomena yang sedang hangat (banyak diperbincangkan publik). Pengarang atau pembuat esai disebut dengan esais. Esai bukanlah sebuah hasil dari imajinasi, melainkan berdasarkan fakta-fakta yang ada dan dapat dipercaya. Sebuah esai yang baik hendaknya berisikan beberapa bagian, yaitu

1. Pendapat atau pandangan
        Bagian awal yang berisi pendapat atau pandangan penulis tentang suatu hal atau topik.
2. Pembuktian atas pandangan tersebut
        Bagian dari esai yang berisikan tentang pembuktian yang mendukung pandangan tersebut.
3. Fakta atau contoh yang mendukung pandangan tersebut.
     Bagian dari esai yang memberikan atau memaparkan fakta-fakta yang mendukung pandangan tersebut. 

Dengan demikian, esai akan menjadi kuat dan terpercaya.  Selain itu, pembaca jua akan menjadi semakin yakin dan mengikuti apa yang dituliskan pengarang melalui esai tersebut.

Ada banyak sekali contoh esai yang bisa kalian buat, misalnya contoh esai tentang pendidikan, contoh esai tentang kesehatan. Nah kali ini saya akan mencoba berbagi contoh esai tentang korupsi. Namun sebelum kita melihat contoh esainya, alangkah baiknya kita mempelajari kerangka penulisan esai yang baik dan benar sesuai dengan aturan yang berlaku.

Contoh kerangka penulisan esai adalah sebagai berikut.

Topik
1. Pendapat 1
a. Penjelasan/ pembahasaan
b. Pembuktian
c. Contoh

2. Pendapat 2
a. Penjelasan 
b. Pembuktian
c. Contoh 
3. dan seterusnya

Nah sekarang yuk kita pelajari bersama contoh esai tentang korupsi berikut ini.

Contoh Esai Tentang Korupsi Terbaru


Generasi Baru Antikorupsi

Indonesia adalah negara yang agraris dan salah satu negara yang memiliki kekayaan alam yang melimpah. Pada dasarnya banyak hasil bumi yang dapat digunakan untuk memajukan dan membuat Indonesia menjadi negara yang berkembang dan mandiri. Keadaan ini belum tentu di miliki oleh negara lain. cukup membagakan bukan?

Namun begitu, ada hal dimana justru sangat disayangkan. Kendati bangsa Indonesia sangat kaya akan hasil buminya, namun sebagian besar rakyatnya justru hidup dalam kemiskinan dan jauh dari taraf kesejahteraan. Masih banyak rakyat Indonesia yang putus sekolah, pengangguran, dan pengobatan, serta tempat tinggal yang tidak layak. Negara yang kaya hasil buminya justru menjadi negara yang tertinggal dari negara-negara tetangga. Kondisi ini akan terus terjadi jika Indonesia masih terus mengimpor bahan pangan dari mereka.

Menyedihkan dan miris memang mendengarnya. Namun ini seakan jadi fenomena yang sudah tidak asing lagi bagi rakyat Indonesia. jadi, wajar jika ada pertanyaan apa yang terjadi sebenarnya? Banyak faktor yang dapat menyebabkan rakyat menjadi sengsara di tengah kekayaan alam Indonesia. salah satunya adalah pengelolaan negara yang masih keliru atau bahkan salah. Contoh kesalahan yang terjadi di dalam pengelolaan negara adalah adanya korupsi yang ada hampir di setiap bidang. 

Masalah korupsi bukan lagi masalah yang wah, melainkan sudah seperti makanan sehari-hari. Terbukti dari setiap tayangan televisi pasti ada saja orang pemerintahan yang melakukan korupsi. Jika saja dilakukan survey, pastilah banyak masyarakat yang muak, bosan, dan eneg mendengar kata korupsi yang ada di negara ini. Mungkin itu alasan mengapa masyarakat Indonedia terkadang hanya diam saja.

Terlalu banyaknya kasus korupsi yang ada di Indonesia, membuat Indonesia terkesan tidak pernah serius dalam menangani setiap kasus yang ada. Seperti tidak ada hukum yang pas untuk membuat jera pada pelakunya. Terkadang, muncul kesan negara adalah surga bagi para koruptor. Entah yang salah moral pelakunya atau memang hukum kita yang kurang tegas. Hal itu menyebabkan banyak koruptor yang justru sepeti tidak merasa bersalah melakukan korupsi. Ada juga yang justru melambaikan dan senyum ketika diintrogasi polisi. Mereka seharusnya malu karena melakukan hal yang memalukan untuk dirinya sendiri, keluarga dan bangsanya sendiri. 

Melihat semua masalah korupsi yang di Indonesia, negara tercinta kita masihkah kita diam saja? Masihkan kita menyerahkan sepenuhnya kasus-kasus korupsi ini kepada pihak yang sama? Tidak! Kita tidak boleh lagi diam, kita generasi baru penerus bangsa. sudah saatnya kita bangkit dengan gerakan antikorupsi. Kita bersama membantu pihak-pihak yang berwenang untuk membabat habis para koruptor. Kita bisa ikut mengawasi dan melaporkan di mana saja kita melihat atau menemukan tanda-tanda atau justru tindakan koruptor. Sudah saatnya kita bertanya kepada diri kita sendiri “ apa yang sudah kita berikan untuk Indonesia? sudahkah kita turut serta membantu pemberantasan korupsi? Karena untuk bisa memutus tali korupsi dapat dimulai dari diri sendiri. Dengan menjadi pribadi yang bersih, jujur, dan berkarakter antikorupsi, kita percaya pasti koruptor akan semakin berkurang dan lama-lama akan menghilang. Saatnya memulai dari hal yang kecil untuk hasil yang besar.

Demikian penjelasan dan Contoh esai tentang korupsi,  diharapkan dengan membaca artikel ini adik-adik jadi paham apa itu esai dan bagimana cara membuatnya. Selain itu, tulisan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan kalian. Terima kasih sudah membaca artikel kami dan jangan lupa kunjungi blog kami di bahasaindonesiaku.net ya. Ada banyak sekali artikel menarik lainnya yang bisa kalian jadikan referensi belajar bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat.
Baca juga artikel terkait berikut ini ya:
1. Pengertian dan jenis esai bahasa Indonesia lengkap
2. Contoh esai tentang pendidikan terbaru
3. Contoh esai tentang merokok terbaru
4. Contoh esai tentang media sosial
5. Contoh esai tentang pendidikan terbaru
6. Contoh esai tentang kesehatan terbaru
Contoh Esai Tentang Korupsi Terbaru | ikhwan mukhlisi | 5