Contoh Tajuk Rencana di Koran Tentang Pendidikan

Bahasa Indonesiaku - Tajuk rencana di koran tentang pendidikan – Tajuk rencana atau editorial adalah opini atau pendapat dan sikap resmi suatu media sebagai institusi penerbitan terhadap persoalan aktual, fenomenal, dan atau kontroversial yang berkembang dalam masyarakat. Opini yang ditulis pihak redaksi diasumsukan mewakili sekaligus mencerminkan pendapat dan sikap resmi media pers bersangkutan secara keseluruhan sebagai suatu lembaga penerbitan media berkala. Suara tajuk rencana bukanlah suara perorangan atau pribadi-pribadi yang terdapat di jajaran redaksi atau bagian produksi dan sirkulasi, melainkan suara kolektif seluruh wartawan dan karyawan dari suatu lembaga penerbitan pers. Dengan demikian, tajuk rencana tidak mencantumkan nama penulisnya.

Tajuk rencana pers papan atas atau pers berkualitas memiliki ciri antara lain senantiasa hati-hati dalam berbahasa, normatif, cenderung konservatif, berkarakter dab memiliki kepribadian pers, dan menghindari pendekatan kritik yang bersifat telanjang atau tembak langsung dalam ulasan-ulasannya. Dalam pemuatannya tajuk rencana papan atas, pertimbangan aspek politisnya lebih dominan dibandingkan dengan pertimbangan secara aspek sosiologis. Tajuk rencana peras papan tengah atau pers populer berlaku sebaliknya. Pers populer lebih berani, atraktif, progresif, dan tidak canggung untuk memiliki pendekatan kritik yang bersifat telanjang serta tembak langsung (Sumadiria,2005: 7-8).

Tajuk rencana memiliki beberapa ciri ciri, yaitu berisikan opini redaksi tentang peristiwa yang sedang hangat dibicarakan, berisikan ulasan tentang suatu masalah yang dimuat, biasanya berskala nasional, berita internasional dapat menjadikan tajuk rencana, apabila berita tersebut memberi dampak kepada nasional, dan tertuang pikiran subjektif redaksi.

Dalam menulis tajuk rencana ada beberapa aspek-aspek yang menjadi fokus, yaitu judul, latar belakang masalah, tokoh, masalah, peristiwa yang disampaikan, opini penulis, saran dan solusi permasalahan, kesimpulan, sumber berita, dan anggota redaksi.

Dalam menulis tajuk rencana di koran tentang pendidikan, berarti tulisan redaksi haruslah berkaitan dengan pendidikan yang ada saat ini. Bagimana kondisi pendidikan secara naional maupun internasioanl. Karena penulisan tajuk rencana berada di koran, maka tulisan haruslah menggunakan bahasa yang sopan, efektif, dan mudah dimengerti.
Berikut ini adalah contoh tajuk rencana tentang pendidikan

Contoh Tajuk Rencana di Koran Tentang Pendidikan


Perhatikan Kualitas Pendidikan di Tanah Air

Minggu-minggu ini orangtua mungkin disibukkan dengan berbagai urusan yang berkaitan dengan kelanjutan pendidikan. Sebagian bisa saja susah ketika menghadapi kenyataan biaya pendidikan ternyata tinggi, bisa juga ada yang terkejut karena anaknya tidak lolos akibat nilai ujian nasional tidka memenuhi standar. Hal terakhihr inilah yang barangkali cukup banyak dijumpai di masyarakat. Penerimaan siswa yang semata-mata didasarkan atas nilai ujian nasional, banyak yang disesalkan sekarang. Kontroversi tentang ujian nasional itu sudah berlangsung sejak lama dan dipandang tidak fair untuk merekrut anak didik baru. Tetapi inilah yang terjadi di Indoneisa sekarang.

Mungkin saja beberapa tempat pelaksanaan dari ujian nasional tersebut berlangsung fair dan tertib. Akan tetapi di beberapa tempat lain berlangsung tidak sesuai dengan rencana. Bebrapa rumor pernah mengatakan bahwa kunci jawaban telah bocor dan tersebar di masyarakat. Rumor yang mengatakan beberapa guru sengaja membuatkan jawaban kepada siswa, bukan saja agar siswanya mampu mendapatkan nilai tinggi, tetapi demi mendongkrak reputasi lembaganya. Cara-cara seperti ini tentu saja tidak fair dan tidak adil. Kalau misalnya hal terakhir ini terjadi, sangat mungkin anak yang suka bolos, berandalan, dan tidak pintar bisa lolos dengan nilai tinggi. Penerimaan siswa baru yang di dasarkan semata-mata atas nilai ujian nasional, sangat tidak mencerminkan keadilan. Sungguh kasihan anak-anak yang berprestasi dan belajar sungguh-sungguh bertahun-tahun ditumbangkan oleh mereka yang kebetulan mendapatkan kuncu jawaban pada saat ujian nasional berlangsung sekitar 3 hari.

Catatan ini sengaja kita ulangi lagi, semata-mata demi tercapainya rasa keadilan dalam pendidikan mumpung minggu ini para orangtua dipusingkan oleh kegiatan yang berkaitan dengan urusan sekolah. Kita sering berbicara soal ketertingalan dengan negara lain di segala bidang. Satu muara jawaban dari persoalan itu adalah kualitas penyelenggaraan pendidikan kita. Penyelenggaraan pendidikan secara formal di Indonesia memang terletak pada sekolah atau lembaga pendidikan tertinggi. Termasuk juga kursus-kursus yang ada. Tetapi kita tetap mengakui bahwa penyelenggaraan pendidikan itu juga lingkungan dan keluarga. Karena berbagai pekerjaan dan karier di Indonesia ditentukan dengan cara-cara formal seperti menunjukkan ijazah, sertifikat, nilai raport, dan sejenisnya, maka mau tidak mau kita mengingatkan lembaga formal ini untuk memperbaiki diri.

Paling dasar sekali pada masalah pendidikan adalah kejujuran dan kemudian kreativitas yang mengembangkan kemampuan nalar peserta didik. Hanya dengan kejujuran dan pengembangan nalar itulah kita akan mampu membentuk manusia yang unggul dan mandiri dna mmapu bersaing dengan pihak manapun dalam kehidupan ini. Mereka juga akan mampu menjadi filter di sengaja bidang demi kemajuan negara. Tetapi apabila kemudian pendidikan kita dihiasi dengan ketidakjujuran, bahkan dari jenjang pendidikan paling rendah, sungguh hasilnya akan merugikan di masa depan.

Pemerintah haruslah tau dan memahami fenomena ini. Terhadap pelaksanaan ujian nasional, pemerintih harus langsung turun tangan ke bawah, bertanya ke masyarakat, kepada orangtua siswa, juga ke siswa. Tanyakan bagaimana ketegasan psikologis siswa ketika harus mengikutio ujian nasional, bertanyalah kepada orangtua tentang efektivitas ujian tersebut, untuk selanjutnya ambillah langkah yang tegas ketika misalnya ditemukan ketidaadilan dalam pelaksanaan ini.

Kita semua ingin agar negara ini menjadi maju, mampu bersaing di era globalisasi dalam bidang pendidikan. Dengan demikian, tidak ada cara yang lebih baik kecuali memperikan perhatian terhadap masalah pendidikan kita di tanah air.

Sumber; Koran bali post

Demikianlah contoh tajuk rencana tentang pendidikan dalam koran. Diharapkan penjelasan tentang Contoh kalimat narasi dapat membantu adik-adik yang dalam kesulitan menyelesaikan tugas sekolahnya. Jangan lupa baca juga artikel bermanfaat lainnya di blog kami bahasaindonesiaku.net terimakasih.

Baca juga artikel berikut ini:
Contoh Tajuk Rencana di Koran Tentang Pendidikan | ikhwan mukhlisi | 5