Contoh Teks Narasi tentang Pendidikan Terbaru

Contoh Teks Narasi tentang Pendidikan – Sebelum  mengetahui seperti apa contoh teks narasi akan dijabarkan  terlebih dahulu pengertian dari masing-masing katanya. Karangan adalah hasil mengarang; cerita; buah pena (KBBI, 2005: 506). Narasi adalah pengisahan suatu cerita atau kejadian (KBBI, 2005: 774).  Jadi, karangan narasi adalah suatu bentuk wacana (hasil mengarang) yang mengisahkan sutau kejadian atau peristiwa dalam serangkaian waktu sehinga tampak seolah-olah pembaca melihat atau mengalami sendiri peristiwa tersebut (Gorys Keraf, 2003: 135-136). Unsur yang terpenting dalam membuat karangan narasi adalah perbuatan, kejadian, dan rangkaian waktu.

Menurut Gorys Keraf dalam bukunya yang berjudul Argumentasi dan Narasi (2003: 135) karangan narasi dibagi menjadi dua jenis yaitu narasi ekspositoris dan narasi suestif. Berikut ini adalah contoh karangan narasi.


Contoh Teks Narasi tentang Pendidikan dan Pengalaman Pribadi

Contoh teks narasi pengalaman pribadi

Aku terhanyut dalam lamunan. Sepertinya, aku harus duduk sebentar untuk beristirahat. Kasihan kakiku mulai gemeteran. Mungkin, ia lelah menemaniku berjalan. Seharian ini aku berdagang. Aku berjualan dan menjajakan air minum di atas kereta api jurusan Rangkas Bitung—Jakarta Kota. Biasanya, jika penumpang penuh berjubel, berdesak-desakan, dan sesak, sehingga kereta ini lebih mirip dengan kandang kambing daripada sarana transportasi. Bau yang tak sedap bertebaran di mana-mana dan bercampur dengan bau keringan para penumpang. Tenggorokanpun terasa kering. Oleh karena itu, aku berjualan minuman dan saat itu adalah saat keberuntunganku. Saat-saat seperti itu daganganku akan laku keras dan aku juga bisa mengeruk keuntungan yang lumayan banyak. Semua hasil dari berjualan aku gunakan untuk membiayai sekolahku dan juga aku berikan kepada ibuku untuk keperluan sehari-hari. Hal itu, cukup membuatku senang karena selain bisa mandiri aku dapat membantu ibuku. 

Akan tetapi, semenjak diadakannya penertiban pedagang di atas kereta lima hari yang lalu, rasanya seperti sudah jatuh tertimpa tangga pula. Bagaimana tidak pusing aku dibuatnya? Sudah hidup sehari-hari sudah, ditambah lagi dengan adanya larangan itu. Aku terpaksa main kucing-kucingan dengan petugas penertiban di kereta. Jika nasibku bagus, aku akan lolos dari petugas dan dapat berjualan lagi. Jika aku ditangkap oleh petugas, daganganku akan dibuang secara paksa dan uang hasil jualanku harus diserahkan sebagai denda karena melanggar aturan. Setiap klai berjualan di kereta, aku selalu saja was-was. Tapi, jika aku tidak berjualan, aku akan bingung memikirkan biaya sekolahku.

Sebagai rakyat kecil, aku sangat bingung. Pemerintah seakan tidak memihak kepada rakyat kecil. Memang, terkadang aku juga menyadari bahwa penertiban itu dilakukan juga untuk kebaikan para penumpang dan demi kenyamanan para penumpang. Tetapi, tidak seharusnya para petugas membuang dan meminta denda dari para pedagang yang untungnya tidak seberapa seperti aku ini. Aku lebih berharap pemerintah memberikan lahan untuk berjualan yang banyak pembelinya, sehingga aku dan teman-teman bisa berjualan dengan tenang.

Contoh paragraf narasi terbaru

Hari ini tepat satu tahun aku masuk SMA. Aku benar-benar menyadari kalau banyak sekali kegiatan di sekolahku. Setiap hari, aku harus bangun pagi karena di sekolahku gerbang depan akan ditutup tepat pukul 07.00. Agar tidak terlambat, setiap hari aku bangun pukul 05.00 pagi. Kemudian, aku segera mengenakan pakaian seragamku dan tak lupa aku memerikasa kembali buku apa saja yang harus aku bawa pagi ini. Hal itu aku lakukan hanya untuk memastikan tidak ada lagi hal penting yang tertinggal. Selanjutnya, aku akan sarapan yang telah disiapkan oleh ibuku.  

Kira-kira pukul 06.00 pagi, aku berangkat ke sekolah dengan menaiki sepeda. Jarak sekolahku dari rumah tidaklah begitu jauh. Banyak kegiatan yang yang harus aku kerjakan selama berada di sekolah. Membuat mading sekolah, belajar, dan mengikuti ekstrakulikuler. Meski banyak kegiatan, aku merasa senang menjalaninya.  Punya banyak teman, belajar, pengetahuan, dan bermain bersama teman-teman adalah hal yang tidak akan pernah terlupakan

Demikianlah beberapa Contoh Teks Narasi tentang Pengalaman pribadi, semoga dapat membantu adik-adik dalam mengerjakan tugas sekolah. Selain itu, artikel dengan judul Contoh Teks Narasi juga dapat menjadi salah satu referensi kalian untuk menambah wawasan. Jangan lupa kunjungi blog kami di bahasaindonesiaku.net yaa. Ada banyak sekali artikel bermanfaat lainnya lho. Terimakasih.
Contoh Teks Narasi tentang Pendidikan Terbaru | ikhwan mukhlisi | 5