Contoh Cerpen Pendidikan bagi Siswa SMP Terbaru

Bahasa Indonesiaku - Contoh Cerpen Pendidikan bagi Siswa SMP— Cerpen adalah sebuah teks yang dibuat penulis agar pembaca dapat merasakan apa yang dituliskan oleh penulis baik itu seperti melihat, mendengarkan, atau mengalami suatu peristiwa. Sebuah cerpen dituliskan berdasarkan cerita fiktif maupun nyata. Cerpen sendiri digemari oleh banyak karangan baik anak-anak, remaja, maupun orang tua. Sebuah cerpen dapat dikatakan baik atau dalam kata lain berhasil apabila pembaca merasa terharu dan penasaran dengan kisah sesungguhnya. Cerpen sendiri biasanya dituliskan berdasarkan pengalaman yang dialami oleh penulis maupun cerita yang sering didengar oleh penulis. Cerpen sendiri memiliki banyak tema yaitu persahabatan, percintaan, sejarah, lingkungan hidup dan masih banyak lagi. Namun tema yang paling sering dicari oleh pembaca sendiri yaitu persahabatan dan percintaan. Tidak dipungkiri cerpen sangat digemari oleh masyarakat karena cerpen sendiri berguna sebagai hiburan bagi kebanyakan orang.  Ceerpen juga banyak digunakan oleh sebagian guru untuk melatih imajinasi yang dimiliki oleh siswanya maka dari itu tak jarang guru menugaskan untuk siswa membuat cerpen berdasarkan tema yang mereka pilih. Selain sebagai tugas oleh guru tak jarang juga ajang perlombaan yang menjadikan cerpen sebagai bahan perlombaan.

Ciri-ciri yang sering dijumpai pada teks deskripsi adalah deskripsi dibuat dengan penggunaan bahasa yang lebih dimengerti oleh pembaca seperti bahasa sehari-hari, deskripsi disusun secara lebih baik agar terlihat seperti seakan-akan pembaca mengalaminya, selain itu, teks deskripsi dapat membantu pembaca untukmemperluas imajinasi mereka. Berikut adalah ciri-ciri yang terdapat pada teks deskripsi yang baik. Ciri-ciri dari teks deskripsi di atas menunjukkan bahwa teks deskripsi yang baik memiliki patokan yang dapat mempengaruhi pembaca. Berikut ini adalah contoh cerpen tentang pendidikan. Silakan disimak.

Contoh Cerpen Pendidikan bagi Siswa SMP


Si pemulung baik hati

Pada suatu hari hiduplah seorang pemulung yang tinggal di bawah jembatan dengan kedua orang tuanya. Ia bernama Roni. Ia adalah seorang siswa Sd yang rela bekerja sepulang sekolah untuk membantu ayahnya membiayai keehidupannya. Walaupun ia masih di bawah umur namun semangat yang dimilikinya dapat membuat siapa saja merasa iri dengannya. Selain baik dalam kehidupan sehari-hari namun tidak membuat Roni malas untuk belajar karena bagi roni ilmu itu sangat berarti dari apapun. Kedua orang tua yang sudah tidak mampu membiayai roni pun tak lantas membuat hatinya sedih karena baginya selama ia masih hidup berarti tidak ada kata menyerah untuk berusaha. Semua pekerjaan dapat dilakukannya baik itu menjadi pemulung, pengamen, tukang sapu, maupun tukang cuci piring, baginya asal ia dapat makan dan bersekolah dirinya tidak akan mengeluh. 
Kehidupan Roni di dalam belajar mengajar pula mengalami hambatan, banyak teman-teman yang mengejeknya. Baik itu perempuan atau laki-laki. Semua yang mereka lihat tidak lantas membuat mereka merasa iba terhadap apa yang sedang dialami teman mereka. Mereka tidak pernah mengerti bahwa untuk membayar spp Roni memerlukan banyak usaha. Dengan apa yang Roni alami selama ini tidaklah dapat membuat Roni menyerah dengan apa yang terjadi dalam hidupnya. Roni selalu berdoa dan berusaha agar ia mendapatkan bantuan dari Tuhan agar ia diberikan kemudahan dalam berusaha.
Sewaktu diperjalanan sepulang sekolah Roni melihat seorang nenek yang pincang ingin menyebrang jalan namun tidak ada seorang pun yang mau membantu nenek tersebut. Roni meninggalkan barang yang dibawanya untuk berlari membantu nenek untuk menyebrang jalan karena kasian dengan nenek tersebut bahkan Roni sampai lupa akan tugasnya. Roni bertugas sebagai tukang sapu di salah satu pasar tradional di dekat tempat tinggalnya. Setelah sampai di seberang jalan terdengarlah suara pria paruh baya memanggil nenek tersebut, tidak disangka ternyata laki-laki itu adalah anak dari nenek. Setelah mendengar kejadiannya sehingga Roni membantu nenek, lelaki itu banyak bertanya tentang kehidupan Roni sembari memakan mie yang dibeli oleh anak nenek tersebut. Setelah selesai berbincang pria paruh baya tersebut mengatakan bahwa Roni tidak perlu membayar uang spp di kemudian hari karena ternyata pria itulah pemilik sekolah yang pilih Roni sebagai sekolahnya. Roni sangat berterimakasih dan bersyukur bahwa dirinya masih layak untuk sekolah dan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Demikianlah artikel yang dapat penulis sampaikan. Semoga artikel yang penulis berikan dapat bermanfaat bagi pembaca baik untuk mengerjakan tugas atau pun untuk menambah wawasan pembaca dalam menyusun contoh cerpen singkat bahasa Indonesia. Jangan lupa kunjungi blog kami di bahasaindonesiaku.net. Ada banyak artikel bermanfaat lainnya yang bisa kalian jadikan referensi. Terimakasih
Contoh Cerpen Pendidikan bagi Siswa SMP Terbaru | ikhwan mukhlisi | 5