Contoh Teks Negosiasi antara Pengusaha dan Pihak Bank

Bahasa Indonesiaku - Contoh teks negosiasi antara pengusaha dan pihak bank – Semua orang pernah melakukan proses negosiasi. Tujuan yang ingin dicapai hanya satu yaitu kesepakatan dari hal yang berbeda. Negosiasi biasanya dilakukan oleh dua pihak atau lebih yang memiliki kepentingan yang berbeda. Sebelum lebih jauh kita berbicara tentangg teks negosiasi, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itru negoasiasi. Negoasiasi adalah suatu interaksi yang dilakukan oleh dua pihak dengan kepentingan berbeda untuk mewujudkan kesepakatan yang saling menguntungan. Jadi, teks negosiasi merupakan teks yang berisi proses negosiasi dnegan berbagai kepentingan. Banyak sekali aktivitas dalam kehidupan sehari-hari yang membutuhkan negosiasi, misalnya teks negosiasi jual beli, contoh teks negosiasi penyelesaian masalah dll.

Baik, untuk lebih jelas kita akan memperhatikan contoh berikut ini. Contoh ini, berisi tentang seorang pengusaha yang akan meminjam uang kepada pihak bank untuk membangun sebuah usaha. Contoh teks berikut ini sudah sesuai dengan struktur teks yang harus ada dalam ssebuah teks negoasiasi. Struktur teks tersebut adalah, orientasi, isi, penutup. Yup langsung saja kita perhatikan contoh teks negosiasi antara pengusaha dan pihak bank berikut ini.


Contoh teks negosiasi antara pengusaha dan pihak bank 

Peminjaman Uang di Bank

Suatu hari seorang pengusaha kebingungan mencari modal untuk usahanya. Dia mencoba meminjam teman, tapi tak satupun yang bisa membantunya. Akhirnya, dia memutuskan untuk meminjam kepada pihak bank. Dia mendatangi pihak bank sesaat setelah bank itu buku.

Satpam : Selamat pagi, Pak! Ada yang bisa saya bantu?
Pengusaha : Iya, saya ingin melakukan peminjaman. 
Satpam       : Baik, bapak. Silahkan ini nomor 68 antrian bapak,  dan bapak bisa tunggu di kursi antrian. Terima kasih.
Pengusaha : Terima kasih.
Elsa                 : Selamat  pagi, pak. Dengan saya Elsa ada yang bisa saya bantu.
Pengusaha : Iya, saya akan melakukan peminjaman, bagaimana prosedurnya?
Elsa : Baik bapak, sebelumnya berapa jumlah uang yang akan bapak pinjam?
Pengusaha : Saya akan meminjam 100 juta. 
Elsa                 : Kalau boleh tahu bapak, akan digunakan untuk apakah uang sebesar ini?
Pengusaha : Saya akan membuka sebuah restoran didaerah dekat saya bekerja. Peluangnya sangat besar sehingga saya berani untuk melakukan peminjaman ini.
Elsa              : Baik bapak, terima kasih atas penjelasan bapak. Untuk peminjaman dalam jumlah besar kami memiliki dua jenis angsuran bapak. Yang pertama, bapak memiliki waktu peminjaman selama 5 tahun atau 10 tahun. Batas waktu peminjaman 5 tahun akan dikenakan bungan sebesar 5 persen dari jumlah yang dipinjamkan. Sedangkan lama waktu 10 tahun akan di kenakan bunga sebesar 5,5 persen dari jumlah uang yang dipinjam. Bagimana bapak?
Pengusaha : Bagaimana dengan keterlambatan? 
Elsa               : Baik bapak, jika setiap bulannya bapak terlambat melakukan pembayaran kami akan melakukan 2 tindakan. Yang pertama teguran dan peringatan. 
Pengusaha : Apa tidak ada jenis peminjaman lain yang bisa saya coba?
Elsa             : Ada satu jenis peminjaman lagi yang bisa bapak coba. Yaitu peminjangan dengan bunga terabaikan. Maksudnya adalah jika bapak meminjam uang sebesar 100 juta dalam waktu pengembalian 10 tahun, maka akan ada extra waktu 1 tahun untuk pembayaran khusus bunganya saja. Bagaimana pak?
Pengusaha : Kedengarannya menarik. Jadi, bagaimana prosesnya?
Elsa           : Prosesnya sama dengan peminjaman pada umumnya, saya hanya membutuhkan beberapa berkas yang diperlukan, tanda tangan di atas materai dan memberikan bukti peminjaman. Jadi, bapak tertarik untuk melakukan peminjaman jenis yang mana? 
Pengusaha : Baiklah, saya akan mencoba peminjaman jenis ini saja. 
Elsa              : Baik bapak, boleh saya meminta identitas dan foto bapak sebagai pelengkap dokumen?
Pengusaha : Boleh, ini identitas saya dan ini foto diri saya.
Elsa : Harap tunggu sebentar ya Pak.
Pengusaha : Iya, terima kasih.
Elsa              : Baik Bapak, ini berkas-berkasnya sudah siap. Ini slip peminjaman tertera atas nama Bapak Seherman Wibowo dengan jumlah peminjaman sebesar 100 juta rupiah, ya pak. Silakan tanda tangan di atas materai ini. Dalam berkas tersebut juga 
Pengusaha : Baiklah. Sudah.
Elsa                : Tunggu sebentar saya akan hitung uangnya terlebih dahulu. Uang ini akan di transfer ke rekening bapak atau saya serahkan tunai?
Pengusaha : Iya. Lebih baik tunai saja, karena akan segera saya pakai.
Elsa              : Ini uangnya sebesar 100 juta rupiah saya masukkan ke dalam amplop coklat ya Pak. Terima kasih telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk dapat membantu bapak.
Pengusaha : Sama-sama. Terima kasih. Selamat siang.
Elsa                 : Terima kasih. Selamat siang.


Demikian Contoh teks negosiasi antara pengusaha dan pihak bank, diharapkan dengan membaca contoh di atas kalian dapat membuat teks negosiasi dengan baik dan benar. Jangan lupa kunjungi blog kami di bahasaindonesiaku.net ya.

Baca juga artikel terkait berikut ini ya:
Contoh Teks Negosiasi antara Pengusaha dan Pihak Bank | ikhwan mukhlisi | 5