Contoh Teks Negosiasi Pemecahan Masalah Terbaru

Bahasa Indonesiaku - Contoh teks negosiasi pemecahan masalah – Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita selalu melakukan interaksi dengan orang lain. Dengan melakukan interaksi kita akan mendapatkan informasi atau bantuan yang kita inginkan. Salah satu bentuk interaksi yang sudah tidak asing lagi adalah negosiasi. Negosiasi berarti berinteraksi dengan orang lain tentang sesuatu hal yang berbeda untuk mendapatkan keputusan atau kesepakatan bersama yang saling menguntungkan. Orang melakukan negosiasi untuk memecahkan masalah, jual beli, bisnis, kesepakatan dan lain-lain. 

Struktur teks negosiasi adalah orientasi, isi, dan penutup. Ketiga struktur tersebut haruslah ada dalam membuat teks negosiasi. Penulisan teks negosiasi haruslah sesuai urutan struktur teks tersebut. Perhatikan contoh teks negosiasi pemecahan masalah di bawah ini untuk memperjelas pengetahuanmu tentang teks negosiasi.

Contoh Teks Negosiasi Pemecahan Masalah


Ganti Rugi Kecelakaan

Permasalahan bisa datang kapan saja dan di mana saja. Termasuk di jalan raya. Kali ini permasalahan yang perlu dinegosiasi adalah masalah ganti rugi kejadian kecelakaan yang dialami oleh Siska pengendara mobil dan Pak Ito pemilik gerobak beberapa waktu lalu. Untuk itu, Siska mendatangi kediaman Bapak Ito.

Siska : Selamat sore, Pak!
Ibu         : Iya, selamat sore juga. Ada yang bisa saya bantu?
Siska : Iya Ibu, saya Siska yang akan bertanggung jawab atas kelalaian saya hingga terjadinya kecelakaan beberapa hari yang lalu. Bagaimana kabar bapak? Bisa saya bertemu dengannya?
Ibu         : Kabarnya sudah membaik, bapak sedang bersiap di kamar. Tunggu sebentar ya, saya panggilkan.
Siska : Iya, Ibu terima kasih.

Tak lama kemudian ibu kembali hanya membawa sebuah cangkir minum dan Pak Ito mengikuti di belakangnya. 

Siska : Maaf Ibu jadi merepotkan, terima kasih.
Ibu         : Iya, tidak apa-apa. Silakan diminum.
Siska : Baik ibu.
Pak Ito : Terima kasih Ibu sudah datang ke kediaman saya. Saya sangat menghargai itu.
Siska : Iya, Pak. Ini adalah tanggung jawab saya. Bagimana kondisi bapak sekarang?
Pak Ito : Meskipun sudah bisa berdiri dengan memakai tongkat, saya belum bisa melakukan aktifitas saya sehari-hari dengan lancar.
Siska : Berapa biaya perbaikan gerobak bapak?
Pak Ito : Perbaikan gerobak belum tahu berapa habisnya, karena menurut orang yang memperbaikinya itu sebaiknya diganti saja karena sangat parah.
Siska : Baik Pak, ini adalah tanggung jawab saya untuk membatu bapak setelah apa yang terjadi. Apa ada hal yang bisa saya bantu lagi?
Pak Ito : Saya hanya mendapatkan penghasilan menjual mie ayam dengan gerobat itu. Jika saya begini dan gerobak saya juga rusak. Terus terang saya tidak bisa menafkasi dan memberikan biaya sekolah untuk anak saya. Saya ingin Nak Siska bisa meringankan beban saya.
Siska : Saya benar-benar meminta maaf atas kejadian ini Pak, saya akan membantu bapak untuk berjualan mie ayam, bagaimana?
Pak Ito : Gerobaknya saja tidak ada, bagaimana akan berjualan? Bagaimana kalau Nak Siska membantu bapak untuk membiayai anak saya sekolah sampai saya bisa kerja lagi? Membiayai perawatan saya dan membelikan gerobak baru agar saya bisa berjualan lagi meski tidak berkeliling kampung?
Siska : Maaf pak, saya pasti akan membantu bapak, tapi kalau sekaligus menjadi satu, saya tidak mampu. Sementara saya baru bekerja 3 bulan di tempat saya bekerja sekarang ini. Bagaimana kalau hanya mengganti gerobak dan biaya perawatan bapak? Untuk bulan selanjutnya, barulah saya akan membantu biaya sekolah anak bapak sampai bapak bisa bekerja lagi?
Pak Ito : Tapi, dengan kondisi saya yang seperti ini anak saya tidak akan mendapatkan biaya untuk pembayaran SPP bulan ini. Sedangkan, ujian tinggan beberapa hari lagi.
Siska : Untuk masalah itu, saya akan mendatangi sekolah anak bapak untuk meminta surat dispensasi agar anak bapak bisa tetap bersekolah dan mengikuti ujian. Bagaimana Pak?
Pak Ito : Apa bisa seperti itu?
Siska : Bisa pak, saya yang akan mengurusnya besok pagi dan memberikan informasinya kepada bapak. Jadi, apa bapak setuju?
Pak Ito : Kalau memang bisa seperti itu, saya setuju. Meskipun ini tanggung jawab tapi saya paham juga kondisi Nak Siska. 
Siska : Jadi pak, saya akan membiayai perawatan kaki bapak hingga sembuh total dan mengganti gerobak secepat mungkin, serta membiayai biaya sekolah anak bapak. Dengan begitu, semua jelas ya pak. Ini surat bukti pertanggungjawaban saya, saya sudah menandatanganinya, silakan bapak dan ibu juga ikut tanda tangan supaya sah dan jelas.
Pak Ito : Baiklah.
Siska : Dengan demikian, sekian dulu pertemuan ini ya Pak. Saya harus kembali pulang. Semoga bapak lekas sembuh dan beri informasi apapun yang kiranya saya harus tau. Terima kasih atas kebiajakan bapak dan keluarga.
Pak Ito : Iya, sama-sama. Terima kasih juga Nak Siska sudah mau bertanggung jawab atas musibah ini.
Siska : Iya pak, mari bapak, Ibu. selamat malam dan terima kasih.
Pak Ito : Iya, sama-sama, selamat malam.

Demikian Contoh teks negosiasi pemecahan masalah yang terjadi antara Pak Ito dengan Siska. Permasalahan yang terjadi adalah Siska yang menabrak Pak Ito hingga terluka dan harus bertanggung jawab. Jangan lupa baca artikel terkait di bawah ini tentang teks negosiasi atau langsung kunjungi blog kami di bahasaindonesiaku.net untuk artikel-artikel lainnya yang membahas materi bahasa indonesia lengkap. Terimakasih.

Artikel terkait tentang teks negosiasi:
Contoh Teks Negosiasi Pemecahan Masalah Terbaru | ikhwan mukhlisi | 5