Pengertian dan Contoh Kalimat Pengandaian dalam Bahasa Indonesia

Pengertian dan contoh kalimat pengandaian - Dalam artikel kali ini, kita akan mempelajari bersama-sama tentang kalimat pengandaian. Kalimat pengandaian dalam Bahasa Indonesia merupakan sebuah kalimat yang di dalamnya mengandung unsur pengandaian. Oleh karena itu, kalimat pengandaian biasanya memiliki makna yang mennyampaikan ungkapan mengenai apa yang diinginkan oleh penulis atau penutur. Untuk lebih jelasnya, perhatikan penjelasan berikut ini.


PENGERTIAN DAN CONTOH KALIMAT PENGANDAIAN DALAM BAHASA INDONESIA


Kalimat pengandaian sering menggunakan ungkapan pengandaian seperti; bila, apabila, seandainya, andaikan, jika, kalau, dan maka. Inilah yang membuat kalimat pengandaian juga disebut dengan kalimat bersyarat. Selain itu cirinya yang identik dengan penggunaan kata dua klausa kemudian dihubungkan dengan konjungsi membuat jenis kalimat ini disebut juga dengan istilah lain yakni kalimat majemuk. Penggabungan dua klausa yang disebut dengan istilah kalimat majemuk tersebut terdiri dari anak kalimat sebagai klausa pertama serta klausa kedua menunjukkan persyaratan. 

Kalimat pengandaian biasanya tidak hanya digunakan untuk mengungkapkan harapan yang bisa dicapai secara real, namun kalimat pengandaian juga mengandung unsur pengharapan yang tidak mungkin terjadi. Dengan demikian, secara konteks atau maknanya, kalimat pengandaian bisa dibagi menjadi dua macam, yakni pengandaian yang belum terjadi dan akan dilakukan, serta pengandaian yang tidak mungkin dilakukan (mustahil). Perhatikan contoh kalimat pengandaian berikut ini.

1. Jika nanti tabunganku sudah cukup, aku ingin membuka salon kecantikan di dekat rumah.
2. Andai saja aku punya sayap, aku ingin terbang mengunjungi langit.

Kedua kalimat diatas sama-sama merupakan kalimat pengandaian. Namun, kalimat pertama pada nomor 1, merupakan jenis kalimat pengandaian yang bisa terjadi di kemudian hari, sedangkan bentuk pengandaian pada contoh kalimat nomor 2 mustahil terjadi. 

Contoh-contoh kalimat pengandaian:

1. Seandainya aku ranking 1, papa pasti menepati janjinya untuk membelikanku sepeda.
2. Jika aku sudah lulus nanti, aku ingin langsung daftar ke universitas impianku selama ini.
3. Apabila kamu bisa menyelesaikan kuliahmu dalam kurun waktu 3,5 tahun, papa akan membelikanmu mobil.
4. Andaikan aku yang terpilih menjadi pemeran romeo aku akan mentraktrik kalian semua.
5. Bila dia masih mempermasalahkan mengenai uang itu, lebih baik kau jauhi saja.
6. Jika dia menjadi ketua osis disekolah kita, aku yakin dia akan semakin sombong.
7. Apabila tidak ada perubahan sikap, pihak sekolah akan mengeluarkan siswa yang sering terlambat itu.
8. Apabila kau melihat dewi, sampaikan aku menunggunya didepan sekolah.
9. Aku rasa motor itu tidaak akan hilang, jika kamu tidak teledor.
10. Semua pasti berjalan dengan baik jika kita yakin pada Tuhan.
11. Aku pastikan ini akan menjadi kesempatan terakhir apabila dia tidak merubah sikapnya.
12. Mama akan mengajakmu jalan-jalan ke bali kalau kamu ranking 1.
13. Anggap saja ini uang muka, jika kamu mau membantuku.
14. Jika tabunganku sudaah cukup, aku akan melanjutkan S2 aku tahun ini.
15. Andai saja waktu bisa diputar.
16. Kalau besok tidak hujan, aku akan berkunjung kerumahmu.
17. Ayah pasti akan marah kalau aku pulang lebih dari jam 9 malam.
18. Seandainya pekerjaan ini dilakukan bersama-sama pasti bisa selesai tepat pada waktunya, tidak seperti sekarang.
19. Kalau saja semua kelas mengirimkan perwakilannya pada lomba ini, pasti kita tidak akan mengalami pembengkakan dana.
20. Jika ayah dipindah kerjakan keluar kota, aku akan pindah juga bersama ayah ibu dan keluar dari sekolah ini.
21. Jika kita berangkat ke pangandaran di waktu yang bersamaan, pastikan bahwa kita bisa menghabiskan waktu bersama-sama dengan kawan yang lainnya.
22. Aku dan ibu akan tinggal dulu dirumah nenek jika ayah benar-benar harus ke luar negri untuk menyelesaikan projeknya disana.
23. Mama bilang Rizki akan tinggal di pesantren jika dia masih suka main-main tanpa izin.
24. Banjir ini pasti tidak akan terjadi jika masyarakat tidak membuang sampah di sungai.
25. Kabut asap ini tentu tidak akan menjadi boomerang seandainya oknum tidak bertanggung jawab itu sadar bahwa hutan adalah jantung bumi. 

Demikianlah penjelasan sederhana tentang pengertian dan contoh kalimat pengandaian dalam bahasa Indonesia yang bisa saya berikan. Semoga penjelasan tersebut bisa membantu kalian dalam memahaminya. Jangan lupa kunjungi blog kami di bahasaindonesiaku.net ya. Ada banyak artikel bermanfaat lainnya yang bisa kalian jadikan referensi belajar. Terimakasih.
Pengertian dan Contoh Kalimat Pengandaian dalam Bahasa Indonesia | ikhwan mukhlisi | 5