Pengertian dan Contoh Surat Dagang Terbaru

Bahasa Indonesiaku - Pengertian dan Contoh surat dagang – Dalam komunikasi, pastilah kita melakukan komunikasi. Tanpa komunilkasi kita tidak akan mendapatkan apapun yang kita inginkan. Baik menginginkan barang maupun jasa. Komunikasi sendiri dibagi menjadi dua, yaitu komunikasi lisan dan tulisan. Komunikasi lisan adalah komunikasi atau prosese bertutur kata yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara langsung/ bertatap muka tanpa adanya perantara yang membatasinya. Komunikasi tulisan adalah komunikasi yang dilakukan melalui secarik kertas berupa tulisan yang berisikan pesan yang ingin diutarakan. Pada umumnya, surat memiliki fungsi yang sama baik lisan maupun tulisan yaitu memberikan informasi kepada orang lain. 

Pada kesempatan kali ini, akan memfokuskan pada komunikasi jenis tulisan. Contoh komunikasi tulisan adalah surat. Surat adalah alat komunikasi secara tertulis dalam secarik kertas yang berisikan pesan atau maksud tertentu dari penulis. Salah satunya adalah contoh surat dagang. Surat dagang adalah alat komunikasi secara tertulis yang berkaitan dengan perdagangan atau istilah jual beli. Jenis surat dagang ada empat, yaitu surat permintaan penawaran, penawaran, surat pengambilan, dan surat klaim atau keluhan. Sama halnya dengan jenis surat lainnya, surat dagang memiliki bebrapa ciri-ciri sebagai penandanya, yaitu sebagai berikut.


Pengertian dan Contoh Surat Dagang Terbaru

Ciri-ciri surat dagang.

a. Adanya KOP
b. Menyatakan keterangan waktu dan tempat terjadinya transaksi.
c. Adanya keterangan jelas maksud surat.
d. Adanya keterangan cara pembayaran yang jelas dan lengkap.
e. Bahasa yang digunakan adalah bahasa resmi.
f. Bersifat deskriptif, argumentasi, dan persuasive.
g. Adanya rincian jenis barang atau jasa yang diinginkan atau yang ditawarkan.

Dalam menulis surat dagang juga harus memperhatikan letak atau sistematika penulisan surat pada umumnya. Dalam surat harus ada 13 unsur penting surat, yaitu

1. Kepala surat
2. Nomor surat
3. Tanggal surat
4. Lampiran
5. Perihal 
6. Alamat tujuan
7. Salam pembuka
8. Sisi surat
9. Penutup
10. Salam penutup
11. Nama organisasi yang mengirimkan surat .
12. Tanda tangan dan nama terang pengirim.
13. Tembusan (bagian ini disertakan bila dibutuhkan)

Perhatikan contoh berikut ini untuk membantumu memahami materi tentang surat dagang. Pengertian dan Contoh surat dagang.


PT.Surya Darma Abadi
Jalan Julian Gang Nangka No. 78, Bandar Lampung


Bandar Lampung, 15 Januari 2016
 Nomor            : 17/ PSS/ 01_SDA/I/2016
 Lampiran        : 1 berkas
 Perihal            : Penawaran Sepatu Sekolah.

Kepada Kepala Sekolah SD N 23
Jalan Anyelir Barat 34
Bandar Lampung

        Hormat kami,

       Melalui surat ini, kami ingin memperkenalkan diri kami sebagai perusahaan yang memproduksi sepatu yang nyaman dan dengan harga yang terjamin. Kualitas produk kami sudah terjamin dan dikenal oleh seluruh sekolah yang ada di Bandar Lampung dan juga beberapa sekolah di luar kota. Pembuatan sepatu di perusahan kami telah menggunakan alat terbaru dan ditangani oleh orang-orang yang professional dibidangnya. Sehingga kualitas yang dihasilkan juga tidak akan mengecewakan. Bahan yang kami gunakan beragam, begitu juga dengan warna.

     Mengingat akan berakhirnya tahun ajaran 2014/2015, kami ingin menawarkan beberapa jenis sepatu yang cocok digunakan untuk kegiatan sekolah pada tahun ajaran baru 2015/2016. Mulai darisepatu seragam juga sepatu olah raga. Kami akan memberikan kaos kaki gratis sebaganyak 100 buah untuk pemesanan hingga akhir bulan ini.

     Untuk keterangan lebih lanjut dan contoh gambar barang telah kami lampirakan pada surat ini. Kami juga menerima pemesanan partai besar dan juga partai kecil.
           
       Demikian surat penawaran barang ini saya sampaikan. Atas perhatian Anda, saya ucapkan terima kasih.


Hormat Kami,



Nurul Anggita Permatasari


Tembusan :
Kepala Produksi
Penanggun Jawab Area


Berdasarkan Pengertian dan Contoh surat dagang di atas, kita dapat melihat bahwa surat dagang termasuk dalam surat resmi yang ditujukan untuk sebuah lembaga. Dalam menulis surat dinas, unsur dan sistematika harus ebnar-benar diperhatikan. Satu unsur yang dapat tidak dicantumkan adalah unsur tembusan. Tembusan adalah bagian yang berisi nama pihak lain yang harus mengetahui isi surat tersebut selain si pembuat atau si penerima. 


Demikian Pengertian dan Contoh surat dagang yang dapat dipaparkan di atas, diharapkan dapat membantu tugas kalian dan menambah pengetahuan kalian tentang surat dagang. Terima kasih
Pengertian dan Contoh Surat Dagang Terbaru | ikhwan mukhlisi | 5