Contoh Kalimat Konjungsi (Kata Hubung) Subordinatif serta Penjelasan Lengkap

Bahasa Indonesiaku - Contoh kalimat konjungsi (kata hubung) subordinatif - Dalam artikel kali ini, kita akan membahas materi tentang kata hubung atau konjungsi subordinatif dalam bentuk kalimat. Kunjungsi subordinatif merupakan kata penghubung yang menghubungkan dua kalimat yang tidak memiliki kedudukan yang setara. Untuk memperjelas, lihatlah contoh konjungsi subordinatif dibawah ini:

Contoh Konjungsi Subordinatif
Tujuan : supaya, agar, biar
Waktu : sejak, ketika, saat, semenjak, sewaktu, selama, sesudah, sebelum, sampai, hingga.
Cara         : dengan, tanpa
Perbandingan : sama ......, dengan, lebih ..... dari (pada). 

Untuk lebih memperjelas lagi, lihatlah penggunaan konjungsi subordinatif dalam bentuk kalimat:
Contoh kalimat yang menggunakan konjungsi subordinatif

1. Tiara sengaja berangkat lebih awal agar tidak terlambat sekolah.
2. Dia berhenti sekolah sejak dinyatakan memiliki penyakit kanker.

Jika diperhatikan, baik pada contoh kalimat no 1 ataupun contoh kalimat no 2, keduanya tidak memiliki kesepadanan antar clausa tertentu sebagai pembentuk dari kalimat itu sendiri. Contohnya seperti pada contoh kalimat no 1, klausa “Tiara sengaja berangkat lebih awal”, tentu tidak memiliki kedudukan yang setara dengan “tidak terlambat sekolah”. Begitupun dengan klausa-klausa pembentuk contoh kalimat no 2, yakni “dia berhenti sekolah”, dengan “dinyatakan memiliki kanker”. Namun kedua contoh kalimat tersebut menjadi bisa dipahami ketika menggunakan konjungsi subordinatif “agar, dan sejak”. 

Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa kata penghubung kunjungsi subordinatif merupakan kata penghubung yang menyepadankan perbedaan kedudukan antar dua klausa yang berbeda agar memiliki makna yang bisa dipahami, baik oleh pembaca maupun pendengar. 


Contoh kalimat konjungsi (kata hubung) subordinatif

  1. Ibu membuatkan bubur supaya dede mau makan.
  2. Ayah akan membelikanku sepeda jika aku mendapat ranking ke 1 di kelas.
  3. Mobil itu tidak akan mogok seandainya kamu mengecek kondisi mesinnya sebelum kita berangkat tadi.
  4. Dia menegaskan bahwa yang menghilangkan buku itu memang adiknya.
  5. Susi pindah sekolah semenjak ayahnya dipindah kerjakan keluar kota.
  6. Katanya ia akan mengantarkanku pulang seumpama rapatnya selesai lebih awal.
  7. Acara ini akan tetap berlangsung sampai hari sabtu malam.
  8. Dia akan tetap pada pendiriannya karena dia merasa tidak bersalah.
  9. Dia lebih memilih tinggal di pedesaan dari pada harus mesantren.
  10. Dia berbicara seolah-olah dia yang paling benar.
  11. Bu Meli memang langsung pulang menjenguk anaknya yang sakit sesudah mengajar kelas 
  12. Sinta tetap melanjutkan perjalanannya dengan motor meski hujan semakin deras.
  13. Dia tidak pernah mengakui sekalipun kita membentaknya berkali-kali.
  14. Kita memang tidak akan bisa apa-apa tanpa ada orang tua kita.
  15. Ibu bangun subuh agar bisa kepasar sepagi mungkin.
  16. Dia sudah pergi sebelum kamu menghubunginya.
  17. Dia sudah makan sebelum berangkat sekolah.
  18. Rumah itu ibarat rumah tak berpenghuni.
  19. Paskibra sekolah kita akan mendapat hadiah tour bali dari kepala sekolah jika berhasil menjuarai lomba tingkat provinsi.
  20. Kue itu lebih baik diberikan pada tetangga dari pada dibuang.
  21. Siswa harus menggunakan batik setiap hari jumat sebagaimana yang di intruksikan oleh kepala sekolah.
  22. Dia membajak sawah tanpa alat apapun.
  23. Pelaksanaan LDKS ini akan berlangsung hingga pukul 3 sore.
  24. Dia sudah pindah ke bandung sejak 2 tahun yang lalu.
  25. Aku sudah menunggumu selama 1 jam 
  26. Mira memang lebih sensitif jika disinggung mengenai permasalahan keluarganya.
  27. Dewi menghampiri dengan santainya seakan tidak terjadi apa-apa.
  28. Semuanya akan berjalan dengan baik-baik saja saat kita lebih tawakal pada Tuhan.
  29. Hamdan selalu membawa jas ujan agar ia tidak kehujanan diperjalanan
  30. Apapun yang terjadi kita harus meyakini bahwa semua karna Tuhan menyayangi kita sebagai hamba-Nya.
  31. Dia sudah menunggu begitu lama sampai akhirnya pulang karna kehujanan.
Demikian tadi penjelasan sederhana tentang contoh kalimat konjungsi (kata hubung) subordinatif yang bisa saya berikan. Semoga bermanfaat. Terimakasih. 
Contoh Kalimat Konjungsi (Kata Hubung) Subordinatif serta Penjelasan Lengkap | ikhwan mukhlisi | 5