Panduan dan Cara Penggunaan Imbuhan Pe-, Pe-an, Per-, Per-an Lengkap

Panduan penggunaan imbuhan pe-, pe-an, per, per-an - Imbuhan merupakan suku kata atau bunyi-bunyi yang memang ditambahkan pada kata dasar dengan fungsi untuk menambah makna pada kata dasar tersebut. Dengan kata lain, imbuhan memang ditambahkan tidak hanya untuk menyetarakan maknanya agar setara dengan kata lain pada kalimat, tetapi juga dapat mengubah arti atau bahkan dapat merubah kelas kata dalam sintaksis ketika kata dasar tersebut ditambahkan imbuhan. 

Contohnya seperti kata dasar “makan”, yang merupakan kata kerja dalam sintaksis Bahasa Indonesia. Namun ketika kata dasar “makan” ditambah imbuhan atau akhiran –an menjadi “makanan”, maka berubah fungsi sintaksinya menjadi kata benda. Selain itu, arti atau maknanyapun mengalami perubahan. Sebelum ditambah akhiran (-an), “makan” bermakna sedang melakukan kegiatan makan, sedangkan setelah ditambahkan akhiran (-an) menjadi “makanan”, maka maknanya berubah menjadi kata benda berupa jenis bahan yang bisa dimakan. 

Imbuhan dalam bahasa Indonesia memang terbagi menjadi 3 jenis imbuhan, diantaranya:


  1. Imbuhan awalan (prefiks): Prefiks merupakan imbuhan yang ditambahkan didepan kata dasar. Contohnya seperti: memakan (me-), penyakit (pe-), terbakar (ter-), dll.
  2. Imbuhan akhiran (sufiks): Sufiks merupakan imbuhan yang ditambahkan setelah kata dasar. Contohnya seperti: jajanan (-an), lampaui (-i), lalui (-i), dll.
  3. Imbuhan awalan-akhiran (konfiks). Konfiks merupakan imbuhan yang ditambahkan diawal dan diakhir kata dasar. Contohnya seperti: Pengajian (pe-an), terlampaui, (ter-i), memaknai (me-i). 

Imbuhan itu sendiri memang terdiri dari beberapa macam dengan fungsi yang berbeda. Diantaranya seperti imbuhan Pe-,Pe-an, Per-, dan Per-an. Berikut penggunaannya dalam Bahasa Indonesia:

Panduan Penggunaan Imbuhan Pe-, Pe-an, Per-, dan Per-an


Imbuhan Pe- 
Imbuhan Pe- merupakan imbuhan yang diletakkan diawal kata dasar (prefiks) yang berfungsi untuk menyatakan pelaku, alat, dll.
Contoh:
Pe – menyatakan pelaku

Pe + tugas = Petugas
Pe + suruh = Pesuruh
Pe + nari = Penari

Contoh Kalimat:
- Petugas itu memang sangat tegas sehingga banyak ditakuti
- Pak Mulya memang merupakan pesuruh di sekolah yang sangat rajin dan ramah.
- Safia memiliki cita-cita ingin menjadi penari yang terkenal di masa depannya.

Imbuhan Per-
Imbuhan per- merupakan imbuhan yang diletakkan diawal kata dasar (prefiks) yang berfungsi sebagai kata kerja atau kata perintah
Contoh:
Per – sebagai kata perintah

Per + cantik = Percantik! 
Per + bagus = Perbagus!
Per + panjang = Perbanyak!

Contoh Kalimat:
- Ku rasa dandanannya masih sangat sederhana, tolong percantik lagi!
- Harusnya cat yang digunakan untuk gedung dengan pesta semewah ini tidak sesederhana itu, perbagus! 
- Sedikit sekali lembar jawabannya sementara siswa kita kan bertambah. Ayo,perbanyak!


Imbuhan Pe-an
Imbuhan pe-an merupakan imbuhan yang diletakkan diawal dan diakhir kata dasar (konfiks) yang berfungsi sebagai pembentuk kata benda. Imbuhan pe-an ini juga memiliki beberapa macam bentuk, yakni (pe-an, pen-an, pem-an, peny-an, peng-an)
Contoh:
Pe-an – sebagai pembentuk kata benda
Contoh:
Pe-an + nilai = Penilaian
Pen-an + curi = Pencurian
Peny-an + sesal = Penyesalan 

Contoh kalimat: 
- Pelafalan merupakan salah satu aspek penilaian dalam lomba pidato mingg depan.
- Rumah ibu Rokimah mengalami pencurian tadi malam.
- Penyesalan memang selalu datang terakhir.

Imbuhan Per-an
Imbuhan per-an merupakan imbhan yang diletakkan diawal dan diakhir kata dasar (konfiks). Imbihan per-an ini juga memiliki beberapa macam bentuk, yakni (per-an, dan pel-an)
Contoh:
Per-an + jalan = Perjalanan
Pel-an + langgar + Pelanggaran

Contoh kalimat:
- Kita akan menempuh perjalanan sekitar 3 jam menuju destinasi pertama kita.
- Polisi memang selalu menemukan banyak pelanggaran pada setiap razia.

Adapun fungsi dari imbuhan per-an, adalah:
1. Memiliki makna yang menyatakan perbuatan
2. Memiliki makna yang menyatakan proses
3. Memiliki makna yang menyatakan tempat

Demikian tadi artikel tentang panduan penggunaan imbuhan yang bisa saya berikan. Semoga dengan membaca artikel ini, kalian dapat memahami cara menggunakan imbuhan pe-, pe-an, dan per-, per-an dengan benar sesuai dengan aturan yang berlaku. Jangan lupa kunjungi blog saya di bahasaindonesiaku.net ya. Ada banyak sekali artikel bermanfaat lainnya yang bisa kalian jadikan referensi belajar. Terimakasih. 
Panduan dan Cara Penggunaan Imbuhan Pe-, Pe-an, Per-, Per-an Lengkap | ikhwan mukhlisi | 5