2 Contoh Teks Wawancara tentang Banjir Terbaru

Bahasa Indonesiaku - Contoh teks wawancara tentang banjir - Wawancara adalah interaksi antara pewawancara dengan narasumber dengan tujuan untuk mencari informasi tertentu. Dengan demikian, wawancara akan mengandung banyak tanya jawab baik yang dilakukan oleh pewawancara sebagai penanya serta narasumber sebagai penjawab. Dengan kata lain, wawancara merupakan kegiatan yang bertujuan menggali informasi dari narasumber melalui tanya jawab. Wawancara tentu saja berbeda dengan konferensi pers, yang memiliki tehnik yang berbeda. Wawancara itu sendiri bisa dilakukan pada segala profesi dan menyangkut segala topik pembahasan. Misalnya wawancara tentang pendidikan, wawancara tentang kesehatan, tentang bencana alam yang sedang terjadi. Dalam kesempatan ini, saya akan mencoba berbagi 2 contoh teks wawancara tentang banjir

Contoh teks wawancara tentang banjir 1

Wawancara dengan pemerintah kabupaten Bandung

Pewawancara : “Selamat siang pak, saya Silvia dari Kabar Mingguan Sariung Bandung. Boleh minta waktunya sebentar untuk wawancara?”

Pemerintah kabupaten Bandung: Siang siang Mbak Silvi, tentu, silahkan. 

Pewawancara : “Terima kasih pak. Bagaimana tanggapan bapak mengenai banjir yang lagi-lagi terjadi disekitar rancaekek dan haur pugur ini?”

Pemerintah kabupaten Bandung: “Tentu kami sangat prihatin ya mbak. Padahal kami sudah melakukan banyak cara agar tidak lagi terjadi banjir disini”. 

Pewawancara : “Cara seperti apa pak yang sudah pemerintah kabupaten bandung upayakan untuk mengatasi masalah banjir ini?”

Pemerintah kabupaten Bandung: “Banyak ya mbak. Kami sudah menghimbar kepada para warga untuk tidak membuang sampah sembarangan khususnya di sekitar sungai di area ini. Karna itulah yang menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir musiman di area ini. Kami juga mengupayakan menggali kembali sungai disekitar sini serta membuang semua sampah yang menjadi penghambat mengalirnya air. Namun faktor utama adalah karna masihnya sungai ini dijadikan tempat membuang sampah oleh warga”.

Pewawancara : “Baik pak, lalu langkah bapak selanjutnya untuk mengatasi masalah warga yang kerap kali membuang sampah sembarangan di sungai ini apa pak?”.

Pemerintah kabupaten Bandung: “Sepertinya kami akan memberikan langkah tegas kepada warga dengan memberikan sanksi tertentu jika ketahuan membuang sampah sembarangan lagi disekitar in”i.

Pewawancara : “Sanksi seperti apa pak contohnya?”.

Pemerintah kabupaten Bandung: “Contohnya seperti dengan denda Rp. 50, 000 per sampahnya jika ketahuan membuang sampah sembarangan lagi. Warga harus benar-benar menjaga kebersihan lingkungan bersama karna sehat juga untuk kita semua. Kami juga akan memberikan langkah tegas bagi warga yang tidak mematuhi aturan kami. Selain itu kami akan membuat program agar setiap desa mengaktifkan kembali kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan, lagi-lagi dengan sanksi tertentu jika tidak mengikuti kegiatan tersebut”.

Pewawancara : “Baik pak, semoga programnya terlaksana dan masalah banjir di kabupaten bandung ini segera teratasi. Terima kasih atas waktunya pak”.

Pemerintah kabupaten Bandung: “Amiin mbak, sama-sama”. 


Contoh naskah wawancara tentang banjir 2

Wawancara dengan korban banjir


Pewawancara : “Selamat siang pak, saya Cicilia dari surat kabar terkini Jakarta. Boleh kami minta waktunya sebentar untuk mewawancarai bapak?”. 

Korban banjir: “Oh iya mbak silahkan”.

Pewawancara : “Terima kasih pak. Bagaimana perasaan bapak menjadi salah satu korban banjir jakarta ini”.

Korban banjir: “Pastinya sedih ya mbak, banyak sekali kerusakan dirumah saya akibat banjir. Sudah pasti kami banyak kehilangan harta kami”.

Pewawancara : “Apa saja pak yang rusak di rumah bapak khususnya?”.

Korban banjir: “Banyak ya mbak. Seperti perabotan rumah, baju banyak yang hanyut, perhiasan istri saya. Kami sekarang tidak punya apa-apa, rumah juga rusak. Untungnya istri dan anak saya tidak apa-apa”.

Pewawancara : “Lalu sekarang bagaimana keadaan bapak serta korban banjir lain di pengungsian yang disediakan pemerintah?”

Korban banjir: “Alhamdulillah kami baik-baik saja mbak. Pemerintah memberikan makanan yang cukup untuk kami. Hanya saja kami masih membutuhkan banyak pakaian ganti serta alas tidur terutama. Apalagi saya memiliki anak yang masih bayi”.

Pewawancara : “Baik pak. Lalu apa harapan bapak kedepan seandainya bapak bisa beraspirasi langsung pada pemerintah?”.

Korban banjir: “Saya harap kami dipengungsian segera mendapat baju serta kebutuhan lain, dan pemerintah menanggulangi masalah banjir ini agar tidak terjadi lagi”.

Pewawancara : “Baik pak, semoga harapan bapak segera terlaksana. Terima kasih atas waktunya”.

Korban Banjir: “Amiin mbak, iya sama-sama”. 

Demikian tadi 2 contoh teks wawancara tentang banjir yang bisa saya berikan, semoga bermanfaat untuk kalian yang sedang mencari referensi teks wawancara tentang bencana alam yang sedang terjadi. Silakan kunjungi blog kami di bahasaindonesiaku.net ada banyak sekali materi pelajaran Bahasa Indonesia yang bisa kalian jadikan referensi belajar. Terimakasih.
2 Contoh Teks Wawancara tentang Banjir Terbaru | ikhwan mukhlisi | 5